Praktikum Cisco Paket Tracer Modul 3 (Lanjutan Modul 1)
Langkah - langkah
1. pertama kalian masuk ke ip configutasion untuk mengecek ip di setiap pc dengan masuk ke dekstop lalu ketikan ip config untuk lalu jika sudah akan muncul ip di setiap pc tersebut. lakukan hal yang sama di setiap pc untuk mengecek ip
IP PC 0 : 192.168.1.1
IP PC 1 : 192.168.1.2
IP PC 2 : 192.168.1.3
IP PC 3 : 192.168.1.4
3. pada modul kali ini yang akan kita ubah ip addressnya yaitu pc 2 dan pc 3, disini ip awal dari pc 2 adalah 192.168.1.3 dan ip awal dari pc 3 yaitu 192.168.1.4 kita ubah menjadi pc 2 menjadi 192.168.2.1 dan pc 3 menjadi 192.168.2.2 dengan masuk pc 2 lalu masuk ke ip configuration lalu ganti ip addressnya sesuai pc yang akan di ganti ip nya untuk subnet maks kita biarkan saja
4. lalu kita cek kembali koneksi dari pc 0 ke pc pc lainya dengan cara seperti tadi. PC 0 ke PC 1 masih terhubung, PC 0 ke PC 2 dan PC 3 bermasalah atau requst time out
6. lalu kita memperlukan router, router pada dasarnya adalah sebuah komputer yang memiliki lebih dari satu network interface dimana setiap network incerfacenya akan ditempatkan di beberapa network address yang berbeda disini sebuah router berperan untuk menjebatani komunikasi dari beberapa perangkat memiliki network address yang berbeda
7. jika sudah, untuk kasus kita kali ini kita memiliki jaringan dengan 2 NA yang berbeda, disini setiap interface dari router perlu kita konfigurasi dengan ip address sesuai dengan NA dari kedua kelompok pc yang ingin kita hubungkan, untuk melakukan konfigurasi ip address, pertama kita harus memasuki global konfigurasi mode dulu
8. lalu masuk ke mode interface dengan memasukan interface lalu di ikuti nama interfacenya yaitu interface fa0/0
9. selanjutnya kita dapat melakukan konfigurasi ip address pada interface ini dengan menggunakan ip address lalu di ikuti dengan ip address subnetmusknya contoh 192.168.1.254 255.255.255.0
10. setelah ip address terpasang pada interface langkah selanjutnya adalah kita aktifkan interficenya dengan menggunakan perintah no shut down
11. berikutnya saya juga akan konfigurasi ip address untuk yang interface sebelahnya di exit dulu, lalu ketikan lagi interface fa1/0, kemudian beri ip address 192.168.2.254 255.255.255.0 lalu di aktifkan dulu dengan printah no shutdown seperti tadi
12. nah kalo sudah setelah ip address terpasang pada interface langakah selanjutnya melakukan uji koneksi antara router dengan pcnya yang berada pada satu network address yang sama, uji koneksi dengan ping dapat dilakukan bisa dari router maupun dari pc
14. sekarang kita akan melakukan uji koneksi lagi antara network address yang berbeda, dari pc 0 ke pc 2 dan pc 3
15. naah masih requst time out disini kita mendapati isi dengan network address yang berbeda belum bisa terhubung walaupun sudah terkoneksi dengan router, ada satu langkah lagi yang harus kita lakukan yaitu pada setiap pc kita mesti melakukan konfigurasi default getway, alamat default getway yang kita berikan adalah alamat interface router yang berada dalam satu network address dengan pcnya. default gatway nya di isi dengan 192.168.1.254 untuk pc 0 sama pc 1 dan 192.168.2.254 untuk pc 3 dan pc 4
berhasil seperti gambar di bawah
disini ada beberapa catatan penting yang perlu di perhatikan pertama setiap perangkat dalam jaringan komputer pada dasarnya hanya bisa berkomunikasi dengan perangkat lain selama berada dalam satu network address yang sama, kedua router dapat digunakan untuk menjembatani antar perangkat network address yang berbeda, ke tiga router pada dasar nya adalah sebuah komputer yang memiliki network interface dengan network address yang berbeda beda dan yang ke empat setelah memastikan setiap pc terkoneksi dengan routernya kita juga perlu melakukan konfigurasi defauld getway pada setiap pc karena karena kalau tidak di set default getwaynya pc tersebut tidak bisa memanfaatkan keberadaan router
Komentar
Posting Komentar