Praktikum Cisco Paket Tracer Modul 4 (Lanjutan Modul 3)
Langkah - Langkah
1. langkah pertama kalian buat topologi jaringan seperti ini
2. lalu kita lakukan konfigurasi ip terhadap router 1 dengan masuk ke cli lalu masuk ke configure mode kemudian masukan interface fa0/0 enter lalu masukan ip address 192.168.1.254 255.255.255.0 untuk router 1 dan untuk lakukan hal yang sama tapi dengan interface fa0/0 enter, lalu untuk router 2 ip address 192.168.2.254 255.255.255.0 jika sudah di antara router dengan switch akan menjadi hijau 3. agar tiap pc dapat memanfaatkan keberadaan router maka tiap pc juga perlu dilakukan konfigurasi default gatewaydefault gateway :
PC 0 & 1 : 192.168.1.254
PC 2 & 3 : 192.168.2.254
gambar diatas merupakan uji koneksi dari pc 0 ke pc 1 dan router, jika terreply mendandakan bahwa pc 0 sudah terhubung dengan pc 1 dan router
gambar diatas merupakan uji koneksi dari router 2(router sebelah kanan) ke pc 2 dan pc 3, jika succes rate mendandakan bahwa router sudah terhubung dengan pc 2 dan pc 3
5. kemudian untuk router 1(kiri) kita akan beri ip 192.168.10.1 sedangkan di router 2(kanan) kita akan beri ip 192.168.10.2
Router 1 (kiri)
Router 2(kanan)
jika sudah maka copper cross over yang tadinya merah akan menjadi hijau sepergi gambar di bawah
6. Selanjutnya lalu masukan command show ip interface brief untuk mengecek konfigurasi apakah sudah benar
Router 1
Router 2
7. setelah ip address di kedua router terpasang langkah berikutnya kita akan melakukan uji koneksi antar dua router ini misal kan dari router 2(kanan) dengan router 1(kiri) dengan memasukan ping 192.168.10.1. berhasil seperti gambar di bawah itu artinya router 1 dan router 2 terhubung dengan baiksampai disini kita sudah mengetahui bahwa setiap pc sudah terkoneksi dengan baik dengan routernya masing masing lalu setiap pc juga sudah di beri default gateway yang menuju alamat routernya masing masing
8.Selanjutnya kita akan melakukan uji koneksi antar pc yang ada pada NA yang berbeda semisal disini pc 0 dengan pc 2 masuk ke command promt dengan memasukan ping 192.168.2.1
disini saya mendapatkan pesan reply kadang reply kadang rto, tapi replynya yang saya peroleh reply bukan dari 192.168.2.1 melainkan dari 192.168.1.254 dan ip tersebut adalah ip dari router 0(kiri).
disini kita mendapati bahwa antara pc yang berada pada NA yang berbeda belum bisa terhubung.
9. Untuk melihat routing table pada router kita bisa menggunakan command show ip route, lakukan hal yang sama pada kedua router tersebut
disini kita melihat dua entry, nah itu adalah dua address yang sudah dikenali oleh router 0(kiri) dengan label C artinya kedua NA tersebut dipahami oleh router 0 sebagai directly connected.
Router 1
sama seperti router 1
10. Untuk menambah jaringan 2.0 kedalam router 1 yaitu masuk ke configure terminal lalu ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.10.2, jika sudah di tambahkan cek lagi dengan memasukan show ip route, lakukan hal yang sama pada router 2 dengan ip route192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.10.1
dari uji koneksi ini dapat kita pastikan bahwa setiap pc dengan NA yang berbeda sudah dapat berkomunikasi dengan baik..........................
Catatan Penting :
- enable : command untuk menuju privilege exec mode
- configure terminal : command untuk menuju global configuration mode.
- exit : command untuk keluar dari mode yang sedang aktif
- enable secret kunci : command untuk menerapkan kata kunci sebagai password
- hostname router_jaka : command untuk mengubah nama router menjadi router_jaka
- show ip route : command untuk melihat routing table dari suatu router
- router rip : Command untuk memulai konfigurasi RIP sebagai dinamik routing protokol pada cisco router
SELESAI
Komentar
Posting Komentar